

WISATA LIBURAN - Indonesia enempati peringkat ketiga di dunia dalam produksi biji kakao, tepat di belakang Pantai Gading dan Ghana. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian besar produksi nasional terkonsentrasi di Sulawesi, terutama di Sulawesi Tengah, Selatan, dan Tenggara, yang menyumbang lebih dari 60% dari total produksi kakao Indonesia.
Secara botani, kakao Indonesia sebagian besar terdiri dari varietas Bulk Cocoa, yang dikenal sebagai kakao berkualitas tinggi dengan rasa yang kuat. Serta sebagian kecil varietas Fine Flavour Cocoa yang diminati oleh produsen cokelat premium di seluruh dunia.
Sekitar 95% perkebunan kakao dikelola oleh petani mandiri, menyoroti peran vital perkebunan skala kecil. Inovasi seperti teknik penyambungan samping dan penggunaan bibit tahan iklim menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas di lahan yang sudah tua. Dengan ekosistem industri pengolahan yang terus berkembang, kakao tetap menjadi “emas cokelat” yang menopang mata pencaharian jutaan keluarga petani dari Sabang hingga Merauke.