

WISATA LIBURAN - Menjelajahi sisi utara Pulau Dewata selalu menawarkan pengalaman yang berbeda, jauh dari keramaian pesisir selatan. Tersembunyi di dataran tinggi Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, air terjun Banyumala muncul sebagai oasis purba yang menyuguhkan pemandangan menakjubkan dengan tirai air kembar yang mengalir anggun di dinding tebing yang dikelilingi vegetasi rimbun.
Kejernihan kolam berwarna biru kehijauan di bawahnya, serta posisinya yang strategis diapit oleh keindahan Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang terlihat dari kejauhan menjadi keunikan tempat ini. Berbeda dengan air terjun lain di Bali yang biasanya memiliki arus yang deras, aliran di sini lebih tenang dan menenangkan, menjadikannya tempat pelarian yang sempurna bagi para pelancong yang mencari ketenangan di tengah hutan tropis yang masih alami.
Petualangan menuju tempat tersembunyi ini dimulai dengan rute trekking yang menantang, berupa anak tangga tanah dan batu yang cukup curam, di mana stamina pengunjung akan diuji di bawah naungan kanopi hijau Singaraja. Dengan biaya tiket masuk yang sangat terjangkau, semua peluh akan terbayar lunas begitu kesegaran air pegunungan menyentuh kulit, menggoda siapa saja untuk berenang atau sekadar merenung di atas batu besar.
Mengingat akses jalan menuju lokasi yang berkelok dan memerlukan keahlian berkendara, menyewa kendaraan yang tangguh atau menggunakan jasa pengemudi lokal adalah pilihan yang bijak. Melalui keindahan alamnya yang magis, air terjun Banyumala tidak hanya memperkaya pilihan wisata alam di Bali Utara, tetapi juga mengingatkan para penjelajah untuk selalu menghormati etika lingkungan dan kearifan lokal masyarakat setempat.(*)