HOME SCENES
Share
Magisnya Gereja Ayam, Menelusuri Jejak Spiritual dari Ketinggian Bukit Rhema

WISATA LIBURAN - Berdiri megah di atas Bukit Rhema, Magelang, bangunan ikonik yang kerap disebut Gereja Ayam ini sebenarnya adalah sebuah rumah doa yang terbuka untuk semua kalangan, dengan filosofi yang mendalam. Walaupun bentuknya mirip ayam lengkap dengan mahkotanya, awalnya justru sebenarnya dirancang untuk menyerupai burung merpati, simbol perdamaian dan spiritualitas. 

Setelah sempat terbengkalai, Gereja Ayam kembali populer setelah menjadi lokasi syuting film legendaris, namun daya tarik utamanya tetap pada pengalaman batin yang ditawarkannya. Pengunjung dapat menjelajahi setiap lantai, masing-masing dengan makna filosofis, mulai dari area doa yang tenang hingga naik ke bagian mahkota untuk menikmati pemandangan luar biasa dari lanskap Jawa Tengah.

Momen paling magis di Bukit Rhema terjadi saat kabut fajar perlahan terangkat, memperlihatkan siluet Candi Borobudur yang megah di kejauhan, dengan latar belakang Gunung Merapi dan Merbabu yang diselimuti awan. Tak heran jika tempat ini dijuluki sebagai salah satu titik pandang matahari terbit terbaik di Indonesia, di mana keheningan alam berpadu harmonis dengan arsitektur yang unik. 

Setelah puas berburu foto estetis dari puncak mahkota, wisatawan biasanya dimanjakan dengan kuliner lokal, seperti singkong goreng, sambil menikmati angin sepoi-sepoi di perbukitan. Perjalanan menuju Gereja Ayam merupakan sebuah ziarah visual yang mengajak kita mengagumi bagaimana keyakinan dan keindahan alam bisa berkolaborasi menciptakan kenangan yang tak terlupakan.