

WISATA LIBURAN - Di Duri Kepa, Jakarta Barat, ada sebuah warung bakso yang sudah jadi legenda di kalangan penggemar kuliner kaki lima. Namanya Bakso Si Jangkung Pak Saju, dan lokasinya cukup unik, yaitu di area pemakaman. Meski begitu, keunikan ini justru tidak mengurangi semangat para pelanggan setia yang terus berdatangan setiap hari.
Dengan rasa yang konsisten terjaga selama puluhan tahun, pedagang ini bisa menghabiskan hingga 50 kilogram daging sapi murni setiap harinya. Ratusan porsi bakso ludes dalam waktu sekitar lima jam, membuktikan bahwa popularitasnya bukan hanya sekadar tren sesaat. Rahasia kelezatannya terletak pada resep turun-temurun khas Karawang, yang kualitasnya terus dijaga dari generasi ke generasi.
Menu andalan yang menjadi daya tarik utama di Bakso Si Jangkung adalah bakso halus berbentuk gepeng yang disajikan dengan potongan daging urat yang melimpah. Kuah beningnya kaya rasa, dengan aroma minyak bawang putih yang kuat, menciptakan sensasi gurih yang menggugah selera sejak suapan pertama. Berbeda dari pedagang bakso lainnya, tempat ini juga menyediakan kwetiau sebagai pelengkap, menambah kenikmatan saat bersantap.
Dengan harga yang sangat bersahabat, penjaja bakso ini selalu ramai pengunjung, terutama saat jam makan siang. Porsi spesial "banjir tetelan" menjadi buruan utama yang paling cepat habis, menarik minat pekerja kantoran hingga warga sekitar.(*)