HOME SCENES
Share
Wisata Budaya Keraton Surakarta, Menyelami Warisan Mataram yang Masih Hidup

WISATA LIBURAN - Memasuki kawasan wisata budaya Keraton Surakarta Hadiningrat di Kota Surakarta, Jawa Tengah, wisatawan tidak sekadar berhadapan dengan bangunan tua, melainkan dengan ruang budaya yang menyimpan perjalanan panjang peradaban Jawa. Keraton yang berkembang setelah perpindahan pusat pemerintahan dari Kartasura ke Solo pada pertengahan abad ke-18 ini menjadi bagian penting dari sejarah Kasunanan Surakarta dan warisan Mataram.

Kompleksnya wisata budaya Keraton Surakarta memperlihatkan tata ruang tradisional yang berlapis, mulai dari Alun-Alun Lor, Sasana Sumewa, Sitihinggil, Kamandungan, Sri Manganti hingga kawasan Kedhaton. Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi bersejarah, seperti kereta kerajaan, pusaka, senjata tradisional, gamelan dan artefak yang berkaitan dengan kehidupan keraton. Nilai kunjungan justru terasa ketika wisatawan memahami bahwa setiap ruang, benda dan tata cara di lingkungan keraton memiliki latar sejarah serta fungsi budaya masing-masing. Keraton Surakarta juga telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya, sehingga keberadaannya memiliki arti penting dalam upaya pelestarian warisan budaya.

Daya tarik wisata budaya Keraton Surakarta semakin kuat karena warisan yang dipertahankan tidak berhenti pada bangunan dan benda peninggalan, tetapi terus hadir melalui tradisi yang masih dijalankan. Upacara adat, gamelan, tata busana, bahasa dan tata krama keraton, hingga rangkaian Garebeg, Sekaten dan Kirab Pusaka memperlihatkan bagaimana pengetahuan budaya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kalender kegiatan pariwisata Surakarta  mencatat sejumlah kegiatan keraton seperti Garebeg Pasa, Garebeg Besar, Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Sura, Garebeg Mulud dan Sesaji Mahesa Lawung.

Bagi wisatawan, pengalaman tersebut memberikan sudut pandang berbeda tentang wisata sejarah, bukan hanya melihat peninggalan masa lalu, melainkan menyaksikan bagaimana tradisi masih mempunyai tempat dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, berkunjung ke Keraton Surakarta Hadiningrat sebaiknya dilakukan dengan sikap menghargai aturan, ruang sakral dan tradisi yang berlaku, sebab kekayaan utama wisata budaya Keraton Surakarta bukan semata-mata terletak pada kemegahan arsitektur, melainkan pada pengetahuan dan kearifan budaya Jawa yang masih dirawat di dalamnya.(*)

MAP: Keraton Surakarta

The following video is courtesy of TRANS TV