HOME SCENES
Share
Savana Puru Kambera, Keemasan Saat Kemarau, Menyegarkan Saat Hujan

WISATA LIBURAN - Dengan menampilkan pemandangan alam yang menakjubkan yang berubah seiring pergantian musim, Savana Puru Kambera di Sumba Timur menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Selama musim kemarau, padang rumput berubah menjadi kuning keemasan, menciptakan kontras yang indah dengan langit biru. Saat musim hujan tiba, hamparan hijau subur menyelimuti lahan luas ini, membentang hingga ribuan hektar.

Terletak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Waingapu, Savana Puru Kambera berfungsi sebagai panggung alam bagi kuda Sandalwood liar, kuda poni asli Sumba yang berkeliaran bebas dan melambangkan status sosial masyarakat setempat. Jalan beraspal yang melintasi padang rumput memudahkan para pelancong untuk berhenti sejenak, menghirup udara kering Sumba, dan menanti matahari terbenam yang memukau, yang melukis siluet magis di cakrawala barat.

Yang membuat Savana Puru Kambera benar-benar istimewa melampaui keindahan visualnya, tempat ini juga sarat dengan makna antropologis yang terkait dengan kebijaksanaan lokal masyarakat Sumba. Kehadiran kuda-kuda liar ini mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam yang telah terjaga selama berabad-abad, menambah makna budaya yang kaya pada daya tarik fotogeniknya. 

Bagi industri pariwisata di Nusa Tenggara Timur, Savana Puru Kambera merupakan daya tarik utama di peta wisata Sumba, bersaing ketat dengan atraksi lain seperti Bukit Tenau dan Wairinding. Mengingat cuaca ekstrem dan teriknya matahari di Sumba Timur, waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar pukul 08.00 atau setelah pukul 16.00.(*)

MAP: Savana Puru Kambera, Sumba Timur

The following video is courtesy of TRANS TV